LPMPP Universitas Jember 13 November 2024. Universitas Jember menambah jumlah Guru Besar, dengan pengukuhan tujuh profesor oleh Ketua Senat bersama Rektor di Auditorium Kampus Tegalboto. Dalam hal ini termasuk Prof. Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. Beliau adalah Sekretaris Bidang Program dan Pengembangan di LPMPP Universitas Jember. Rektor menegaskan pentingnya peran profesor sebagai lokomotif kemajuan sebuah pendidikan tinggi. Dengan kepakarannya, para profesor diharapkan terus memberikan pemikiran dan solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat melalui amanah yang terdapat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Para guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ahmad Roziq, S.E., M.M., Ak., Guru Besar Akuntansi Syariah Program Studi Akuntansi dan Prof. Dr. Ika Barokah Suryaningsih, S.E., M.M., Guru Besar Manajemen Pemasaran Jasa Program Studi Manajemen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Kemudian ada dua guru besar baru dari Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan (FKIP) yakni Prof. Dr. Dwi Wahyuni, M.Kes., Guru Besar Sains Biomedis dan Prof. Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. Guru Besar Pengendalian Nematoda Parasit Tanaman.
Sementara itu Fakultas Pertanian menyumbangkan tiga guru besar baru, Prof. Dr. Ir. Slameto, M.P., Guru Besar Fisiologi Tanaman Program Studi Agroteknologi, Prof. Dr. Ir. Parawita Dewanti, M.P., Guru Besar Kultur Jaringan Tanaman Program Studi Agronomi dan Prof. Mohammad Rondhi, S.P., M.P. Ph.D., Guru Besar Kelembagaan Agribisnis Program Studi Agribisnis.
Pengukuhan guru besar kali ini istimewa karena ada dua guru besar baru yang memiliki pasangan hidup profesor juga di Universitas Jember. Mereka adalah pasangan Prof. Ika Barokah Suryaningsih yang bersuamikan Prof. Sumani, keduanya adalah dosen di Program Studi Manajemen FEB. Begitu pula dengan Prof. Dwi Wahyuni yang bersuamikan Prof. Joko Waluyo, keduanya adalah dosen di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP.
Orasi ilmiah Prof. Dr Iis Nur Aisyah S.P., M.P. disampaikan pada urutan terakhir, yang menawarkan penggunaan agen hayati dalam menyelesaikan serangan nematoda pada tanaman. Judul orasinya adalah “Pengendalian Hayati Nematoda Parasit Tanaman untuk Pertanian berkelanjutan”
Menurut Rektor gelar profesor menjadi puncak pencapaian bagi dosen namun bukan berarti akhir dari perjuangan. Setelah dilantik dan dikukuhkan, maka masyarakat menunggu karya nyata selanjutnya. Apalagi profesor diharapkan juga menjadi suri tauladan sekaligus mitra yang mendorong sesama dosen untuk mencapai gelar profesor. Saat ini sudah ada 80 guru besar di Universitas Jember, sementara 12 orang lainnya prosesnya masih berlanjut di Ditjen Dikti Kemdikbudristek.“Pengukuhan profesor selalu menjadi momen istimewa bagi dosen mengingat jabatan guru besar adalah jabatan fungsional tertinggi, yang pasti diraih dengan kerja keras bertahun-tahun dan ketekunan tinggi. Oleh karena itu saya berharap tambahan guru besar bakal meningkatkan reputasi Universitas Jember sekaligus lokomotif yang akan menggerakkan kiprah Tri Dharma Perguruan Tinggi kita,”

This is the heading
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
