LPMPP Universitas Jember Terima Kunjungan Benchmarking LPMPP Universitas Halu Oleo (UHO) Bahas Tata Kelola Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK)

Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Jember (UNEJ) menerima kunjungan benchmarking dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Halu Oleo (UHO), Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Aula Lantai 2 LPMPP Universitas Jember. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai forum berbagi pengalaman dan praktik baik (best practices) dalam tata kelola Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK), sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi dalam mendukung implementasi kebijakan pendidikan tinggi yang berkualitas.

Kunjungan benchmarking tersebut dihadiri oleh LPMPP Universitas Halu Oleo (UHO), yang dalam hal ini dipimpin oleh Prof. Dr. Weka Gusmiarry Abdullah, S.P., M.P. selaku Sekretaris LPMPP UHO dan didampingi oleh La Rangki, Ns., M.Kep. selaku Kepala Pusat MKWK dan Arbin Mutasman, S.Si., M.Si. (Admin Data & Informasi). Sementara dari Universitas Jember hadir pimpinan LPMPP, para koordinator pusat, serta tim pengembang pembelajaran. Melalui kegiatan ini, kedua institusi berkomitmen untuk saling bertukar informasi mengenai strategi pengelolaan MKWK yang efektif, mulai dari aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga inovasi pembelajaran yang diterapkan di masing-masing perguruan tinggi.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala LPMPP Universitas Jember, Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, S.H., M.H. yang didampingi oleh Sekretaris bidang Program dan Pengembangan, Prof. Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan LPMPP Universitas Halu Oleo ke Universitas Jember. Menurut beliau, benchmarking bukan sekadar agenda kunjungan kelembagaan, melainkan menjadi media pembelajaran bersama untuk saling berbagi pengalaman, menemukan solusi atas berbagai tantangan, serta menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di institusi masing-masing.

Prof. Ermanto Fahamsyah menjelaskan bahwa peningkatan mutu pembelajaran merupakan salah satu fokus utama Universitas Jember dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, tata kelola Mata Kuliah Wajib Kurikulum harus dikelola secara profesional, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan perkembangan zaman.

“Setiap perguruan tinggi memiliki pengalaman dan keunggulan masing-masing. Melalui benchmarking ini kita dapat saling belajar, saling menguatkan, dan bersama-sama meningkatkan kualitas penyelenggaraan pembelajaran. Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Universitas Jember dan Universitas Halu Oleo,” ujar Prof. Ermanto.

Beliau juga menegaskan bahwa LPMPP Universitas Jember senantiasa membuka ruang diskusi dan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dalam upaya memperkuat sistem penjaminan mutu internal serta pengembangan inovasi pembelajaran yang berdampak terhadap peningkatan kualitas lulusan.

Memasuki sesi berikutnya, Sekretaris Lembaga Bidang Program dan Pengembangan LPMPP Universitas Jember memberikan paparan mengenai arah kebijakan pengembangan program pembelajaran di Universitas Jember. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan bagaimana LPMPP mengawal implementasi kebijakan akademik melalui berbagai program peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, hingga penguatan sistem evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan.

Prof. Iis Nur Asyiah juga menjelaskan bahwa pengelolaan pembelajaran di Universitas Jember dilakukan melalui sinergi antara berbagai unit kerja sehingga setiap kebijakan dapat diterapkan secara efektif di seluruh program studi. Pendekatan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi kualitas pembelajaran sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi maupun kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Selanjutnya, materi utama disampaikan oleh Koordinator Pusat Pengembangan dan Inovasi Pembelajaran LPMPP Universitas Jember, Dr. Dian Kurniati, S.Pd., M.Pd. Beliau memaparkan secara rinci sistem tata kelola Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) yang diterapkan di Universitas Jember.

Dalam paparannya dijelaskan bahwa pengelolaan MKWK tidak hanya berfokus pada penyusunan kurikulum, tetapi juga mencakup proses perencanaan pembelajaran, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pengembangan bahan ajar, koordinasi dosen pengampu, pelaksanaan pembelajaran, sistem monitoring dan evaluasi, hingga upaya peningkatan kualitas pembelajaran melalui berbagai inovasi yang dikembangkan LPMPP. Dr. Dian Kurniati juga memaparkan mekanisme koordinasi antarunit dalam pengelolaan MKWK sehingga penyelenggaraannya dapat berjalan secara terstandar di seluruh fakultas. Selain itu, beliau menjelaskan berbagai inovasi yang telah dikembangkan untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan berorientasi pada pencapaian capaian pembelajaran lulusan.

Paparan tersebut mendapat perhatian besar dari peserta benchmarking. Delegasi LPMPP Universitas Halu Oleo menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai sistem koordinasi pengelolaan MKWK, mekanisme evaluasi pembelajaran, proses penjaminan mutu, hingga strategi implementasi kurikulum yang mampu menjamin keseragaman mutu pembelajaran di berbagai fakultas. Sesi diskusi berlangsung sangat interaktif. Berbagai pengalaman dari kedua institusi dibagikan secara terbuka, termasuk tantangan dalam implementasi kurikulum, pengembangan perangkat pembelajaran, penguatan kapasitas dosen, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta strategi monitoring dan evaluasi yang efektif.

Melalui forum diskusi tersebut, kedua belah pihak memperoleh banyak masukan yang dapat dijadikan referensi dalam penyempurnaan sistem pengelolaan Mata Kuliah Wajib Kurikulum. Kegiatan benchmarking ini sekaligus menjadi ajang refleksi untuk melihat peluang pengembangan inovasi pembelajaran yang semakin adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa dan perkembangan dunia pendidikan tinggi. Selain sesi presentasi dan diskusi, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai forum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara LPMPP Universitas Jember dan LPMPP Universitas Halu Oleo.

Melalui pertukaran pengalaman, praktik baik, serta berbagai inovasi yang dipresentasikan selama kegiatan, diharapkan masing-masing institusi dapat mengadaptasi strategi yang relevan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perguruan tinggi masing-masing. Benchmarking ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kerja sama yang lebih luas, baik dalam pengembangan kurikulum, inovasi pembelajaran, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, maupun pelaksanaan berbagai program peningkatan mutu pendidikan tinggi di masa mendatang.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama, penyerahan cendera mata sebagai simbol persahabatan dan kerja sama antarlembaga, serta komitmen bersama untuk terus membangun sinergi dalam mewujudkan tata kelola pembelajaran yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan perguruan tinggi Indonesia [PPIP].