Akselerasi Menuju PTN-BH, LPMPP UNEJ Mutakhirkan Sistem SIJAMU Sesuai Standar LAMDIK 3.0

Sebagai upaya memperkuat sistem penjaminan mutu internal dan memuluskan langkah Universitas Jember (UNEJ) bertransformasi dari PTN-BLU menuju PTN-BH, Pusat Akreditasi Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPMPP) melakukan terobosan digitalisasi instrumen akreditasi. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan intensif “Pengisian Instrumen LAMDIK 3.0 Berbasis Sistem SIJAMU” yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (30-31 Januari 2026), bertempat di Ruang Meeting 1 Agrotechnopark, Kampus Jubung, Universitas Jember.

Kegiatan yang diikuti oleh 11 personel inti Pusat Akreditasi ini dibuka oleh Dr. Siti Komariyah, SE, M.Si., yang mewakili Ketua LPMPP. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya adaptasi sistem internal terhadap instrumen eksternal terbaru guna menjaga ritme budaya mutu yang berkelanjutan.

Fokus utama agenda ini adalah menyelaraskan matriks penilaian Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) versi terbaru (3.0) ke dalam Sistem Penjaminan Mutu (SIJAMU) milik UNEJ. Hal ini dinilai krusial mengingat instrumen LAMDIK 3.0 menuntut presisi data pada sembilan kriteria utama, mulai dari visi keilmuan hingga luaran tridharma.

Dalam sesi teknis, para fasilitator membedah instrumen secara komprehensif. Lailatul Nuraini, S.Pd., M.Pd. memandu pendalaman pada Kriteria 1 hingga 5 (Visi Keilmuan hingga Keuangan), sementara Rizky Atika Salsabila Ivabianca Putri, M.M. mengawal pembahasan Kriteria 6 hingga 9 yang berfokus pada Pendidikan, Penelitian, PkM, dan Penjaminan Mutu. Sisi teknis pengembangan sistem dipaparkan oleh Bambang Toni Prayogi, A.Md., untuk memastikan antarmuka SIJAMU ramah pengguna (user-friendly) bagi prodi.

Transformasi instrumen ke dalam SIJAMU ini bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan strategi untuk meringankan beban Tim Task Force di tingkat Program Studi.

“Dengan terintegrasinya instrumen LAMDIK 3.0 ke dalam SIJAMU, prodi dapat melakukan evaluasi diri dan penyusunan Laporan Evaluasi Diri Program Studi (LEDPS) dengan lebih terukur. Ini adalah kunci untuk mencapai predikat Unggul dan rekognisi internasional,” ujar Riska Rian F, Ph.D selaku koordinator Pusat Akreditasi LPMPP.

Sistem ini diharapkan menjadi dashboard kinerja yang memantau kesehatan prodi secara real-time, sehingga persiapan akreditasi tidak lagi menjadi kegiatan “kejar tayang”, melainkan budaya data dan mutu yang tertib.

Pasca kegiatan ini, Pusat Akreditasi LPMPP telah menyusun peta jalan keberlanjutan. Agenda terdekat meliputi simulasi sistem bersama pendamping akreditasi, yang akan dilanjutkan dengan sosialisasi menyeluruh kepada koordinator program studi di lingkungan FKIP Universitas Jember.

Nantinya, fasilitator LPMPP akan terjun langsung memberikan pendampingan intensif ke setiap prodi kependidikan, menjadikan SIJAMU sebagai basis data utama dalam setiap pengambilan keputusan strategis mutu akademik di Universitas Jember.