Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Tahap LXXXVII Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 20–24 Juli 2026 ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 83 dosen yang berasal dari 10 perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia.
Pelatihan PEKERTI merupakan salah satu program pengembangan kompetensi dosen yang bertujuan meningkatkan kemampuan pedagogik, khususnya dalam merancang, melaksanakan, mengevaluasi, serta mengembangkan pembelajaran yang berkualitas sesuai dengan perkembangan kebijakan pendidikan tinggi dan kebutuhan mahasiswa. Melalui pelatihan ini, para dosen diharapkan mampu mengimplementasikan proses pembelajaran yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL), memanfaatkan berbagai strategi pembelajaran inovatif, serta menerapkan sistem penilaian yang objektif dan autentik.

Kepala LPMPP yang didampingi Koordinator Pusat Pengembangan dan Inovasi Pembelajaran saat acara pembukaan Pelatihan PEKERTI ke 87
Kegiatan pembukaan diawali dengan laporan penyelenggaraan yang disampaikan oleh Koordinator Pusat Pengembangan dan Inovasi Pembelajaran LPMPP Universitas Jember, Dr. Dian Kurniati, M.Pd. Dalam laporannya, Dr. Dian Kurniati menyampaikan bahwa Pelatihan PEKERTI merupakan salah satu program strategis LPMPP Universitas Jember dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi. Program ini tidak hanya memberikan penguatan konsep mengenai pembelajaran di perguruan tinggi, tetapi juga menekankan praktik penyusunan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi serta kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pelatihan PEKERTI Tahap LXXXVII diikuti oleh dosen dari berbagai institusi pendidikan tinggi dengan latar belakang keilmuan yang beragam. Keberagaman tersebut diharapkan mampu memperkaya proses diskusi, berbagi pengalaman, dan praktik baik (best practices) dalam pengelolaan pembelajaran sehingga peserta memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai implementasi pembelajaran yang efektif di perguruan tinggi.

Kepala LPMPP, Universitas Jember memberikan sambutan kepada seluruh peserta PEKERTI ke-87
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala LPMPP Universitas Jember, Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dosen merupakan aktor utama dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pedagogik menjadi kebutuhan yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar dosen mampu menyesuaikan diri dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta perubahan karakteristik mahasiswa.
Beliau juga menegaskan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga harus mampu membangun pengalaman belajar yang bermakna, serta mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Melalui Pelatihan PEKERTI ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di institusi masing-masing.
Pelatihan PEKERTI Tahap LXXXVII diikuti oleh 83 peserta yang berasal dari 10 perguruan tinggi, yaitu Universitas Annuqayah Sumenep sebanyak 45 peserta, Akademi Kebidanan Dharma Praja Bondowoso 7 peserta, Institut Sains dan Teknologi Muhammadiyah Tarakan 5 peserta, Institut Teknologi dan Sains Mandala Jember 5 peserta, Institut Teknologi, Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah Muna Barat 1 peserta, STIE NU Trate Gresik 2 peserta, Universitas Hafshawaty Zainul Hasan 1 peserta, Universitas Islam Jember 11 peserta, Universitas Muhammadiyah Berau 1 peserta, serta Universitas PGRI Argopuro Jember 4 peserta. Tingginya partisipasi dari berbagai perguruan tinggi tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan institusi pendidikan tinggi terhadap LPMPP Universitas Jember sebagai penyelenggara pelatihan pengembangan kompetensi dosen.

Sesi foto bersama Instruktur dan Peserta PEKERTI
Selama lima hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi yang dirancang secara sistematis untuk memperkuat kompetensi pembelajaran di perguruan tinggi. Materi yang disampaikan meliputi paradigma pembelajaran di luar program studi, pembelajaran pada era Revolusi Industri 5.0, pendidikan tinggi sebagai suatu sistem, model-model pembelajaran inovatif, pembelajaran praktikum dan pembelajaran lapangan, teori belajar, teori motivasi, pembelajaran orang dewasa, media pembelajaran, serta komunikasi dan keterampilan dasar mengajar. Seluruh materi tersebut disampaikan oleh narasumber dari Universitas Jember yang memiliki pengalaman dalam pengembangan pembelajaran.
Selain memperoleh penguatan konsep, peserta juga dibekali keterampilan teknis dalam menyusun perangkat pembelajaran. Materi yang diberikan meliputi penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), sub-CPMK, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pengukuran ketercapaian CPL, penyusunan instrumen penilaian, serta pengembangan rubrik penilaian. Melalui sesi-sesi tersebut, peserta diarahkan untuk mampu menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan kurikulum berbasis capaian pembelajaran serta mendukung proses asesmen yang lebih komprehensif.
Sebagai bentuk implementasi dari seluruh materi yang telah diperoleh, peserta mengikuti kegiatan peer teaching untuk mempraktikkan keterampilan mengajar, memperoleh umpan balik dari narasumber maupun sesama peserta, serta melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembimbingan intensif penyusunan tugas akhir berupa perangkat pembelajaran yang terdiri atas RPS, silabus, kontrak perkuliahan, lembar kegiatan mahasiswa, instrumen penilaian, dan rubrik penilaian. Pada hari terakhir, seluruh peserta mempresentasikan hasil tugas akhirnya untuk memperoleh masukan sebelum penyempurnaan melalui sesi revisi. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai pembelajaran di perguruan tinggi, tetapi juga menghasilkan perangkat pembelajaran yang dapat langsung diterapkan pada mata kuliah yang diampu di institusi masing-masing. Pendekatan ini menjadi salah satu keunggulan Pelatihan PEKERTI karena mengintegrasikan aspek teori, praktik, refleksi, dan pendampingan secara berkelanjutan.
Penyelenggaraan Pelatihan PEKERTI Tahap LXXXVII menjadi bagian dari komitmen LPMPP Universitas Jember dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi melalui pengembangan kompetensi dosen secara berkelanjutan. Diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di lingkungan kerja masing-masing sehingga dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, berpusat pada mahasiswa, serta berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta secara individu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi di tingkat institusi maupun nasional.
