Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Jember melalui Pusat Layanan dan Kemitraan Internasional (PLKI) berpartisipasi dalam Pre-Departure Briefing Summer Course of Coffee 2026 yang diselenggarakan secara daring pada Jum’at, 24 Juli 2026 yang diselenggarakan oleh Panitia Summer Course dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan seluruh peserta sebelum mengikuti rangkaian Summer Course of Coffee 2026 di Kabupaten Jember.

Pertemuan dibuka oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prof. Dr. Yuli Witono, S.TP., M.P., yang menyampaikan sambutan sekaligus menekankan pentingnya program Summer Course sebagai media pembelajaran internasional, pertukaran budaya, serta penguatan jejaring akademik antara Universitas Jember dan mitra luar negeri. Prakata selanjutnya disampaikan oleh perwakilan Osaka University, Prof. Hiroshi Umakoshi, yang mengapresiasi kolaborasi berkelanjutan antara kedua institusi dalam mendukung pengalaman belajar lintas budaya bagi mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut, LPMPP melalui Pusat Layanan dan Kemitraan Internasional (PLKI) memberikan pembekalan kepada seluruh peserta mengenai Overview Universitas Jember, kondisi geografis dan klimatologi wilayah Jember beserta daerah sekitarnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan, serta informasi mengenai kehidupan kampus yang akan dijumpai selama program berlangsung. Materi ini bertujuan agar peserta memiliki gambaran yang komprehensif mengenai lingkungan akademik maupun kondisi alam yang akan mereka hadapi selama berada di Jember yang disampaikan oleh Koordinator Pusat Layanan dan Kemitraa Internasional (PLKI). Selain itu, materi selanjutnya adalah Do’s and Don’ts selama berada di wilayah Jember yang disampaikan oleh anggota PLKI, Ghanesya Hari Murti, S.S., M.Hum. Pembahasan tersebut difokuskan pada pengenalan budaya Indonesia dan etika sosial yang perlu dipahami, khususnya bagi peserta internasional. Materi mencakup kebiasaan masyarakat Indonesia, tata krama dalam berinteraksi dengan sivitas akademika maupun masyarakat lokal, serta berbagai hal yang sebaiknya dilakukan dan dihindari selama mengikuti program di Indonesia. Pembekalan ini diharapkan dapat membantu peserta beradaptasi lebih cepat sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang nyaman dan saling menghormati.

Panitia Summer Course of Coffee 2026 dari LPPM melalui Ali Wafa, M.Sc. memaparkan gambaran umum pelaksanaan program, termasuk agenda kegiatan akademik dan kunjungan lapangan yang akan diikuti peserta, serta berbagai persiapan teknis dan logistik yang perlu diperhatikan sebelum keberangkatan. Sesi ini juga dilengkapi dengan perkenalan singkat seluruh peserta serta diskusi interaktif untuk membangun komunikasi awal antarpeserta dari berbagai negara.
Acara Pre-departure Briefing ini diikuti oleh 30 peserta, terutama peserta dari Osaka University, Jepang, serta mahasiswa domestik dari Universitas Jember dan perguruan tinggi mitra konsorsium. Keberagaman peserta ini diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang kolaboratif sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya melalui tema kopi sebagai salah satu komoditas unggulan Indonesia.

Acara ini ditutup oleh Sekretaris LPPM, Bevo Wahono, S.Pd., M.Pd., Ph.D.Melalui kegiatan Pre-Departure Meeting ini, Universitas Jember menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembekalan yang komprehensif kepada seluruh peserta, baik internasional maupun domestik. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam aspek budaya, adaptasi sosial, serta kesiapan teknis, pelaksanaan Summer Course of Coffee 2026 dapat berlangsung lancar dan aman, serta memberikan pengalaman internasional yang bermakna bagi seluruh peserta (PLKI).
