Universitas Jember kembali dipercaya sebagai salah satu Pusat UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) dalam rangkaian Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Sebagai bentuk komitmen terhadap mutu dan integritas pelaksanaan ujian, Universitas Jember membentuk Tim Monitoring Penjaminan Mutu yang terdiri dari dosen lintas fakultas.
Sesuai Surat Tugas Nomor 1133/DST/UN25/TU.00.01/2026 yang diterbitkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik selaku Ketua Pusat UTBK Universitas Jember, tim monev bertanggung jawab penuh dalam memastikan seluruh tahapan pelaksanaan UTBK berjalan sesuai dengan Prosedur Operasional Baku (POB) dan standar mutu yang telah ditetapkan secara nasional. Tim ini juga berperan dalam mencegah dan mendeteksi potensi kecurangan yang dapat mencederai keadilan bagi seluruh peserta.

Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di Universitas Jember berlangsung pada tanggal 21 hingga 27 April 2026. Terdapat 20 lokasi dan 31 ruang ujian yang tersebar di berbagai fakultas dan unit penunjang, seperti Fakultas Keperawatan, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Komputer, hingga UPA Bahasa. Setiap ruang ujian telah dilengkapi perangkat komputer memadai, dengan kapasitas peserta yang bervariasi di setiap ruangan. Penempatan peseta juga memperhatikan kenyamanan dan keamanan, sehingga meminimalisir peluang terjadinya kecurangan.
Setiap sesi ujian didukung oleh personel yang terdiri dari pengawas ruang, penanggung jawab lokasi (PJL), serta teknisi IT yang siap siaga untuk menangani kendala teknis yang mungkin terjadi selama ujian berlangsung. Seluruh peserta UTBK diwajibkan menjalani proses pemeriksaan saat memasuki ruang ujian, guna memastikan tidak membawa peralatan yang dilarang, seperti alat komunikasi, kamera tersembunyi, catatan, atau perangkat lain yang berpotensi digunakan untuk kecurangan. Selain itu, Universitas Jember juga menyediakan tempat khusus untuk penitipan barang peserta, sehingga peserta hanya diperbolehkan membawa identitas dan alat tulis yang diperlukan ke dalam ruang ujian.

Kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan tim monev berlangsung secara intensif di lapangan. Mulai dari pengecekan kesiapan fasilitas, pengawasan jalannya ujian pada setiap sesi, hingga pendataan kehadiran peserta dan pengumpulan dokumen administrasi. Tim monev juga melakukan pendokumentasian secara visual terhadap kondisi ruang ujian, situasi saat pelaksanaan, serta fasilitas penunjang yang digunakan.
Universitas Jember juga membuka diri untuk kunjungan serta monitoring dari Tim Pelaksana Nasional UTBK SNBT 2026, yang melakukan evaluasi langsung ke beberapa pusat UTBK di seluruh Indonesia. Selama kunjungan, pihak universitas memastikan akses, transportasi, dan pendampingan bagi tim nasional agar proses monitoring berjalan lancar dan optimal.

Dengan sistem monitoring yang terstruktur dan pelaksanaan yang disiplin, Universitas Jember menempatkan transparansi serta akuntabilitas sebagai prinsip utama dalam pelaksanaan UTBK SNBT 2026. Seluruh temuan dan laporan dari tim monev akan menjadi bahan evaluasi yang berharga untuk terus meningkatkan pelaksanaan seleksi di tahun-tahun mendatang. Harapannya, seluruh rangkaian UTBK di Universitas Jember dapat memberikan pengalaman ujian yang nyaman, aman, dan adil bagi seluruh peserta, serta menghasilkan seleksi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan di tingkat nasional.
