LPMPP bersama UPA Taman Agroteknologi Siapkan Pedoman Program Magang dan Penelitian di Fasilitas UPA Tahun 2026

Pusat Layanan dan Kemitraan Internasional (PLKI) LPMPP Universitas Jember menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Pedoman Program Magang dan Penelitian di Agrotechnopark Tahun 2026 pada tanggal 29–30 April 2026 bertempat Ruang Rapat Lantai 3 LPMPP Universitas Jember. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung optimalisasi peran UPA Taman Agroteknologi (UPATA) sebagai pusat pembelajaran, penelitian, dan inovasi berbasis pertanian serta agroindustri. Selain itu, penyusunan pedoman ini juga diarahkan untuk memperkuat program internasionalisasi universitas melalui keterlibatan mahasiswa asing dalam kegiatan magang dan penelitian.

Penanggungjawab kegiatan, Hardian Susilo Addy, S.P., M.P., Ph.D., menyampaikan bahwa keberadaan pedoman yang terstruktur dan terstandar menjadi sangat penting dalam memastikan pelaksanaan program berjalan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh semua program studi di Lingkungan Universitas Jember.  Kegiatan ini juga mengundang Kepala UPA Taman Agroteknologi, Dr. Ir. Sigit Prastowo, M.P. yang sekaligus memaparkan gambaran umum program dan aktivitas yang dapat difasilitasi oleh UPATA baik bidang riset maupun magang.

Selama dua hari, pelaksanaan kegiatan  difokuskan pada penyusunan dan pengembangan kerangka implementasi program magang dan penelitian di UPATA. Pembahasan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari desain program, topik kegiatan, durasi, fasilitas, hingga mekanisme partisipasi mahasiswa asing. Hasil dari kegiatan ini kemudian dituangkan dalam bentuk pedoman dan modul yang akan digunakan sebagai acuan resmi bagi Program Studi sekaligus bahan promosi program International inbound mobility, di Universitas Jember khususnya yang dapat dilaksanakan di fasilitas UPA Taman Agroteknologi, Univesitas Jember.

Pedoman yang dihasilkan ini akan disosialisasikan kepada program studi di lingkungan Universitas Jember serta dipromosikan kepada perguruan tinggi mitra, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah partisipasi mahasiswa nasional dan internasional dalam program magang dan penelitian di Agrotechnopark.